Sabtu, 08 Oktober 2016

POKOK BAHASAN SAP MATA KULIAH DESAIN PEMODELAN GRAFIK JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA BAB 1 DAN 2


A.  KONSEP PEMODELAN GRAFIK

   1.    Pengertian Desain & Pemodelan Grafis
1.1 Pengertian Desain
Desain dalam sebuah arti kata merupakan seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian karya kreatif lainnya. Dan dalam sebuah kalimat, kata "Desain" bisa digunakan, baik sebagai kata benda maupun kata kerja.
-       Sebagai kata kerja, "Desain" memiliki arti “Proses untuk membuat dan menciptakan Obyek baru".
-       Sebagai kata benda, "Desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk benda nyata.


1.2 Pengertian Pemodelan
Model adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi.
-       Bentuknya dapat berupa model fisik (bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis. Maka pemodelan adalah tahap dimana akan dibentuk suatu obyek.
-       Obyek yang dibuat akan dibentuk seolah-olah menjadi nyata. Dengan proses desain, obyek tersebut akan dibuat menjadi 2D maupun 3D.
-       Proses pemodelan ini memerlukan perancangan dengan beberapa langkah saat pembuatannya. Misalnya menentukan obyek apa yang akan dibuat, metode apa yang akan digunakan, serta animasi apa yang sesuai dengan tujuan pembuatan obyek tersebut.



1.3  Pengertian Grafik (Grafis)
Grafik atau Grafis merupakan suatu garis, titik, tanda, dan bentuk huruf. Grafik merupakan cara membentuk bentuk huruf, tanda serta gambar menggunakan proses pencetakan.
-       Grafik juga didefinisikan sebagai suatu pembuatan, penyimpanan serta manipulasi model dan citra.


Kesimpulan Pengertian Desain dan Pemodelan Grafis
Jadi, Desain dan Pemodelan Grafik adalah suatu proses menciptakan objek berupa citra (gambar rancangan, citra komputer) yang dibuat untuk informasi, ilustrasi, atau hiburan yang dibuat melalui aplikasi komputer.

   2.    Prinsip & Unsur Desain Grafis
2.1 Prinsip Desain Grafik
a.    Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan sama dengan dua buah benda yang sama berat/bobotnya. Dalam hubungan dengan grafis, kita membicarakan tentang bobot visual.
-       Setiap elemen pada sebuah visual memiliki bobot yang telah ditentukan oleh ukuran gelap atau terang serta tebal atau tipis sebuah garis.
-       Ada dua pendekatan dasar untuk menyeimbangkan, yaitu :
1.    Yang pertama, adalah keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat/tengah.
2.    Yang kedua, adalah keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda agar dua sisi memiliki bobot visual yang sama. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur penyeimbang.


b.    Irama (Ritme)
Ritme atau irama adalah pola yang dibuat oleh elemen-elemen secara berulang dan bervariasi. Pengulangan (mengulangi unsur serupa secara yang konsisten) dan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) adalah kunci untuk ritme visual.
-       Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara teratur akan membuat nuansa yang lembut, tenang dan santai.
-       Perubahan yang tiba-tiba pada ukuran dan jarak elemen akan menyiratkan nuansa cepat, ritme yang hidup dan suasana menarik.

c.    Penekanan
Penekanan dilakukan pada apa yang menonjol atau yang akan terlihat pertama kali. Sebuah layout membutuhkan titik fokus untuk menarik mata pembaca ke bagian yang dianggap penting.
-       Terlalu banyak titik fokus akan mengalahkan apa yang ingin diungkapkan.
-       Umumnya, titik fokus akan muncul ketika sebuah elemen nampak berbeda dari yang lain.

d.    Kesatuan
             Pembaca perlu isyarat visual agar membiarkan mereka tahu masing-masing bagian              satu unit-teks, judul, foto, gambar grafis, dan keterangan lain. Disini dibutuhkan                     penyatuan semua elemen agar terlihat serasi.
-  Menyatukan elemen dengan mengelompokkan elemen-elemen tersebut. Ulangi warna, bentuk, dan tekstur.
-     Gunakan grid (struktur yang mendasari halaman) untuk membangun kerangka kerja untuk margin, kolom, jarak, dan proporsi.

2.2 Unsur Desain Grafik

a.    Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight).
-       Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain. Di dalam dunia komunikasi visual seringkali kita menggunakan dotted line, solid line, dan garis putus-putus.

b.    Bentuk (Shape)
Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle).
-       Pada desain komunikasi visual kita akan mempelajari betuk dasar dan bentuk turunan.
-       Sementara pada kategori sifatnya, bentuk dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu:

1.    Huruf (Character) adalah suatu hal yang direpresentasikan dalam bentuk visual yang dapat digunakan untuk membentuk tulisan sebagai wakil dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung, seperti A, B, C, dan seterusnya.

2.    Simbol (Symbol) adalah suatu hal yang direpresentasikan dalam bentuk visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara umum sebagai simbol atau lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata, misalnya gambar orang, bintang, matahari dalam bentuk sederhana (simbol), bukan dalam bentuk nyata (dengan detail).

3.    Bentuk Nyata (Form) adalah bentuk yang mencerminkan kondisi fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara detil, hewan atau benda lainnya.


c.    Tekstur (Texture)
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corakdari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.

d.    Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis.
-       Sebagai contoh, tanpa ruang Anda tidak akan tahu mana kata dan mana kalimat atau paragraf.
-       Tanpa ruang Anda tidak tahu mana yang harus dilihat terlebih dahulu, kapan harus membaca dan kapan harus berhenti sebentar.
-       Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang (background).

e.    Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.

f.      Warna (Color)
Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas.
-       Dalam prakteknya warna dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.    Warna yang ditimbulkan karena sinar (Additive color/RGB) yang biasanya digunakan pada warna lampu, monitor, TV dan sebagainya, dan
2.    Warna yang dibuat dengan unsur-unsur tinta atau cat (Substractive color/CMYK) yang biasanya digunakan dalam proses pencetakan gambar ke permukaan benda padat seperti kertas, logam, kain atau plastik.

Kesimpulan Unsur Desain Grafik
Dengan menggunakan unsur-unsur desain tersebut, Anda akan membuat bentuk desain yang diinginkan. Tentunya supaya desain Anda dapat dilihat bagus (sesuai maksud dan tujuan Anda membuatnya), maka Anda harus mengenal unsur-unsur di atas secara baik.

B.  PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP PERKEMBANGAN GRAFIS DAN PEMODELAN YANG ADA SERTA PENGARUH GRAFIS TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI

   1.    Perkembangan Desain Grafis di berbagai media
Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis komunikasi lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). 



-       Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik – yang sering kali disebut sebagai “desain interaktif” (interactive design), atau “desain multimedia” (multimedia design’).

-       Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah.

-       Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang (desainer) untuk melihat efek dari layout atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.

   2.    Pengaruh kebudayaan dan teknologi dalam membuat Desain Pemodelan Grafis




        2.1 Kebudayaan
-       Desainer menggunakan berbagai cara untuk menyampaikan artinya, dan sering kali memanfaatkan norma-norma budaya bersama, nilai-nilai, sejarah dan bahasa.
-       Penggunaan simbol atau tokoh heroik dari masa lalu untuk mendukung atau mewakili sudut pandang atau kualitas tertentu. Selain itu, kebudayaan yang digunakan dalam desain pemodelan grafis secara tidak sengaja telah memberitahukan jati diri desainernya.
-       Faktor budaya memberikan pengaruh luas dan dalam pada Desain pemodelan Grafis, misalnya pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, sub budaya dan kelas sosial pembeli agar dapat memuaskan keinginan dan perilaku konsumen.


2.2  Teknologi
-       Desain grafis, seperti disiplin ilmu lainnya, terkait dengan teknologi di berbagai tingkatan. Teknologi mempengaruhi bagaimana desain yang diproduksi dan juga mempengaruhi perkembangan dalam gaya, seni dan masyarakat secara keseluruhan, yang pada gilirannya tercermin dalam bentuk desain.
-       Teknologi juga menawarkan desainer berbagai media untuk proyek-proyek mereka. Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan.
-       Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.

   3.    Desain Pemodelan Grafis dari segi Interaksi Manusia dan Komputer
Suatu alternatif yang lebih realistis adalah untuk menuju ke suatu kesadaran akan tingkat pemahaman menyeluruh dari subjek bidang-bidang yang relevan, mungkin dikombinasikan dengan ilmu yang khusus dalam satu bidang atau lebih. Tingkat kesadaran dari ilmu pengetahuan adalah esensi khusus untuk insinyur dan ilmuwan komputer, yang secara mendasar diharapkan mendesain antarmuka pengguna-sistem sebagai bagian dari sistem proses desain secara menyeluruh.


-       Interaksi computer dengan manusia atau dengan bahasa inggris dikenal dengan “human-computer interaction / HCI” merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara computer dengan manusia yang meliputi perancangan, evaluasi, dan juga implementasi antar muka pengguna computer agar mudah digunakan oleh manusia.

-       Ilmu ini berusaha untuk menemukan cara yang paling efektif untuk dapat merancang pesan secara elektronik, sedangkan interaksi manusia da computer sendiri merupakan serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan computer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melewati sebuah antar muka untuk mendapatkan hasil akhir yang diharapkan.

-       Tujuan dari interaksi ini adalah agar memudahkan manusia dalam melakukan pengoperasian terhadap computer dan memperoleh beberapa umpan balik yang mereka perlukan selama mereka bekerja menggunakan computer dan juga mengharapkan agar system computer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly. Kita membutuhkan interaksi tersebut agar kita bisa lebih cepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan serta membuat waktu dalam prosesnya menjadi lebih cepat dan juga itu akan mempengaruhi biaya yang akan dikeluarkan.

-       Interaksi bisa dikatakan dialog antara user dengan komputer.
Model atau jenis interaksi, antara lain :
1. Command line interface (perintah baris tunggal)
contoh : unix, linux, dos
2. Menu (menu datar dan menu tarik)
contoh : hampir semua software menggunakan menu
3. Natural language (bahasa alami)
contoh : bahasa pemrograman terstruktur (belum objek)
4. Question/answer and query dialogue
contoh : mysql, dbase interaktif, dll
5. Form-fills and spreadsheets
contoh : excel, lotus, dll
6. WIMP
- Windows Icon Menu Pointer
- Windows Icon Mouse Pulldown Menuyang termasuk komponen WIMP : button, dialogue boxes, pallettes, dll

Kesimpulan Desain Pemodelan Grafis dari segi Interaksi Manusia dan Komputer
Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan IMK (Interaksi Manusia & Komputer) :
1.    Teknik elektronika & ilmu komputer
memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI
2.    Psikologi
memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna
3.    Perancangan grafis dan tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer
4.    Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja
5.    Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya
6.    Linguistik
merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah
7.    Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya otomasi kantor.

C.  SUMBER REFERENSI ARTIKEL

WEBSITE
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain
http://id.wikipedia.org/wiki/Model
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://flawless9angels.blogspot.co.id/2014/11/desain-pemodelan-grafik.html
http://tugasmahasiswagunadarma.blogspot.co.id/2013/10/pemodelan-grafik.html
http://idesainesia.com/prinsip-desain-grafis-untuk-publikasi
http://idesainesia.com/perkembangan-desain-grafis
http://bagusbayubaskara.blogspot.co.id/2012/10/pengaruh-budaya-dan-teknologi pada_4657.html
https://putrinurani94.wordpress.com/2014/10/30/tugas-softskill-2/
http://afrilieya.blogspot.com/2011/11/desain-pemodelan-grafis-dari-segi.html
http://dya08webmaster.blog.com/2011/02/27/interaksi-manusia-dan-komputer/
http://alpinthor.wordpress.com/2011/10/19/seputar-desain-pemodelan-grafis/
http://tukanganimasi.blogspot.com/2010/02/tahapan-pembuatan-animasi-3d-karakter.html
http://srini.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4140/3+Grafik+Komp-Konsep+Dasar.pdf
http://journal.uii.ac.id/index.php/media-informatika/article/viewFile/13/12%3Cbr%20/%3E
http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&id=82&title=Pemodelan%20Karakter#ixzz11USde4tb
http://www.scribd.com/doc/19550869/Garis-Waktu-Sejarah-Desain-Grafis

BUKU PANDUAN
Gavin Ambrose and Paul Harris.2009. The fundamental of graphics. Ava Publishing
Wahana Komputer, 3D Studio Max 2010 Untuk Pemodelan 3 Dimensi Profesional, C.V Andi Offset, Yogyakarta, 2010.

NAMA KELOMPOK 3 - 3IA03
1.    Muhammad Thamrinaldi Apryan        (57414567)
2.    Diar Savitri Ramadhanty                    (53414024)
3.    Agung Sofyan                                     (50414489)
4.    Bayu Abdul Hafizh                              (52414047)
5.    Rofiq Umar                                         (5C414983)

Jumat, 29 April 2016

UJIAN TENGAH SEMESTER


Ujian Tengah Semester Dan Ujian Akhir Semester Tujuannya Adalah :
UTS dan UAS merupakan salah satu kegiatan evaluasi hasil belajar mahasiswa. Evaluasi ini adalah pemberian penilaian terhadap kemam­puan mahasiswa dalam menerima, memahami, dan menguasai bahan studi yang disajikan sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan, dan menilai per­ubahan sikap dan keterampilannya. Adapun tujuan pelaksanaan UTS dan UAS sebagai berikut:
A.  Untuk mengetahui pencapaian hasil belajar mahasiswa yang meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotor dalam kurun waktu studi tertentu;
B.  Untuk mengetahui efektivitas pro­ses pembelajaran;
C.  Untuk menetapkan derajat hasil belajar dalam kategori cumlaude, sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang, dan gagal.
1.  Ketentuan
a.  UTS dilaksanakan oleh dosen matakuliah atau panitia yang dibentuk oleh STMIK
b.  UAS dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk oleh STAIN, dan dilaksanakan secara bersamaan mulai dari semester awal sampai akhir, dari berbagai program studi yang ada di STAIN Purwokerto.
c.  UTS dilaksanakan setelah dosen menyajikan minimal 50% bahan matakuliah.
d.  UAS dilaksanakan setelah dosen menyelesaikan 100% bahan mata­kuliah dengan minimal pertemuan sebanyak 14 kali tatap muka di kelas (untuk matakuliah dengan bobot 2 Sks dan 3 Sks), dan 24 kali tatap muka di kelas (untuk ma­takuliah dengan bobot 4 Sks dan 6 Sks).
e.  Bobot nilai UTS ini maksimal 20% dari nilai matakuliah dalam satu semester.
f.   Bobot nilai UAS maksimal 40% dari nilai matakuliah dalam satu se­mester.
g.  Bentuk tes untuk UTS dan UAS ditentukan oleh dosen pengampu dengan memilih salah satu dari tiga bentuk jenis tes, yaitu:
1) Jenis test (baik tulis, lisan, maupun praktek);
2) Jenis non test (angket, porto­folio, paper, kontrak studi, skala likert); dan
3) Gabungan dari kedua jenis tes tersebut.
h.  Bagi mahasiswa yang tidak dapat mengikuti UTS atau UAS karena sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter/tenaga medis dan hal-hal lain seperti bencana, kecelakaan lalu lintas, dan mu­sibah yang dibuktikan dengan surat keterangan pihak berwe­nang, dan karena tugas resmi dari STAIN Purwokerto yang dibuktikan surat tugas/keterangan dari pim­pinan STAIN Purwokerto, maka mahasiswa dapat mengikuti ujian susulan.
i.   Pengajuan ujian susulan UTS dan UAS diajukan kepada panitia ujian maksimal tujuh hari setelah hari pelaksanaan ujian. Dosen dapat melaksanakan ujian susulan UTS dan UAS maksimal tujuh hari setelah tanggal pengajuan.
2.  Prosedur
a.  UTS (Ujian Tengah Semester)
1)  Mahasiswa masuk ruangan ujian sesuai jadual yang telah ditentukan, 10 menit sebelum ujian berlangsung;
2)  Mahasiswa menerima soal ma­takuliah dan lembar jawaban (bagi matakuliah yang diampu dosen dengan menggunakan bentuk tes tulis);
3)  Mahasiswa menjawab soal ujian di lembar jawaban yang diberikan;
4)  Mahasiswa menandatangani presensi Ujian Tengah Semester;
5)  Mahasiswa menyerahkan hasil ujian atau menyerahkan tugas (bagi yang ujian bersifat take home).
b.  UAS (Ujian Akhir Semester)
1)  Mahasiswa mengambil kartu ujian ke panitia ujian;
2)  Mahasiswa masuk ruangan ujian sesuai jadual yang telah ditentukan, 10 menit sebelum ujian berlangsung;
3)  Mahasiswa menerima soal ma­takuliah dan lembar jawaban (bagi matakuliah yang diampu dosen dengan menggunakan bentuk tes tulis);
4)  Mahasiswa menjawab soal ujian di lembar jawaban yang diberikan;
5)  Mahasiswa menandatangani presensi Ujian Tengah Semester;
6)  Mahasiswa meminta paraf pengawas pada kolom kartu ujian sesuai materi ujian yang ditempuh;
7)  Mahasiswa menyerahkan hasil ujian, atau menyerahkan tugas bagi yang ujian bersifat take home

Kamis, 21 April 2016

HARI KARTINI

Berbagai cara untuk memperingati hari Kartini yang dirayakan setiap tanggal 21 April, dan salah satunya dengan mengenang perjuangan Beliau dalam bentuk membaca puisi yang bertemakan Kartini. Dan ditahun 2016 ini hari Kartini jatuh pada hari Kamis 21 April 2016.
 Berikut Adalah Puisi yang Bertema Hari Kartini. 






















Poeteri Poejaan Perempuan

Hari itu kau alami
Bagai hujan tanpa henti
Adat budaya pun berpilih hati
Hak perempuan juga dibatasi
Kau korbankan jiwa dan ragamu
Hidup dan mati mu hanya untuk itu
Kau hapuskan pembatas itu
Itulah yang ada dibenakmu
Yang awalnya perempuan terbelakang
Yang awalnya perempuan terbuang
Yang awalnya perempuan dilarang
Yang awalnya perempuan dikekang
Yang dianggap lemah tak berdaya
Menyerah dan berpasrah saja
Menerima siksaan jiwa
karena melawan pun tak kuasa
kini semuanya sirna
berkat kartini yang mulia
kau tunjukan kau bisa
dengan prinsipmu yang tak putus asa
kini perempuan telah bebas
kini perempuan telah merdeka
kini perempuan telah setara
dan menjadi perempuan ksatria
wahai Kartini yang diagungkan
jasamu tak terlupakan
berkatmu tak ada lagi perbedaan
kau putri pujaan perempuan

Srikandi Pejuang Wanita
Tanah Jawa tanah sang Pujangga
Tanah yang Menjadikan Perempuan bangga
Sang Srikandi pejuang wanita
Sang Kartini pahlawan Bangsa
Perempuan kau jadikan Anugerah
Perempuan kau jadikan pembangkit sejarah
Menjadi perempuan yang pantang menyerah
Dan tak lagi hanya lemah dan berpasrah
wahai Srikandi
kehadiranmu mencerahkan nurani
perjuanganmu menjadikan obsesi
jasamu terpatri dalam insan pertiwi
Semangatmu Kartini
Penulis: Salva

habis gelap terbitlah terang
hal itulah yang ada di benakmu
dimana tidak ada pembatas
antara kita dan mereka

ingin kau hapuskan pembatas itu
ingin kau tunjukan pada meraka
bahwa tiada yang beda antara
kau kami dan mereka

kau korbankan jiwa ragamu
hidup matimu hanya untuk itu
kau percaya semangat
bahwa kami bisa yang mereka lakukan

usaha semangatmu tak pernah padam
walau banyak caci maki menghadang
kau ingin hapuskan dinding perbedaan
untuk selama-lamanya

hingga pada akhirnya kami pun
memetik hasil jerih payahmu

kartini kau tunjukan kau bisa
Kartini kau inspirasi kami
kartini kau inspirasi wanita negri ini
kartini kau ibu bagi kami

terima kasih atas jasa-jasamu
jasa-jasa yang telah menuntun kami
menjadi orang yang pantang menyerah
menjadi orang yang tak putus asa

terima kasih kartini
doa kami selalu bersamamu

-Selamat Hari Kartini- 
Puisi Untuk Ibu Kartini
Penulis: SchatzRockstar

Ibu Kartini....
Meski kau telah tiada..
Namun semangatmu yang membara..
Masih membajar hati kaum wanita Indonesia..

Lihatlah kini kartini-kartini modern..
Yang terus berjuang dalam semangatmu..

Maafkan aku yang terlalu tenggelam dalam kesibukanku..
Hingga hampir melupakan jasamu yg telah mengangkat derajat kaumku wanita..

Wahai Ibu Kartini..
Hadirmu cerahkan nurani..
Perjuanganmu menjadi obsesi..
Dan jasamu telah terpatri dalam insan pertiwi..

Ingin kurasakan lagi hadirmu..
Yang selalu menyemangati jiwa..
Dan mengingatkan kembali..
Bahwa habislah gelap terbitlah terang..

Maka sebagai wujud penghormatan kami...
Hari kelahiranmu kami peringati..
Selamat Hari Kartini.



Putri Ksatria
Oleh: Pauline Angelina

Hujan tiada berhenti
Kabut perlahan menyelimuti
Adat dan budaya berpilih kasih
Hak perempuan pun dibatasi

Tangis membanjir di pipi
Tak ada satu pun peduli
Sekalipun rintihan bertubi-tubi
Para insan berpura-pura tuli

Perempuan dikekang
Perempuan dilarang
Perempuan terbuang
Perempuan terbelakang

Lemah tak berdaya
Melawan pun tak kuasa
Hanya dapat berpasrah
Menerima siksaan jiwa

Dan semua itu kini sirna
Berkat sang putri ksatria
Wahai Kartini yang mulia
Jasamu sungguh tiada tara

Perempuan bebas
Perempuan lepas
Perempuan setara
Perempuan merdeka

Tak ada lagi luka
Tak ada lagi duka
Semua telah sirna
Berkat sang putri ksatria

Inilah hasil perjuangan
Jerih payah dalam pergolakan
Wahai Kartini yang diagungkan
Kau putri ksatria pujaan perempuan
Sumber Referensi:
http://www.radarindo.com/
http://www.gen22.net/