PUISI SUPERSEMAR (SURAT PERINTAH SEBELAS MARET)
Supersemar jadi Supersamar
Perampasan wajah dalam genggaman jendela kaca
Aku,
Anakku,
Cucuku, atau juga buyutku.
Hampir lapuknya jendela yang kau singgahi
Beberapa silam!
Seberapa kelam?
Engkau memanipulasinya?
Jentera jentera tak mampu berputar
Mati di bungkam karma
1966…
2016…
Masih sama,
Sama sama samar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar